Personality Traits Models; Tindak Tutur dalam Musyawarah Desa di Kabupaten Maros

Authors

  • Ince Nasrullah (1) Universitas Muslim Maros
  • Ita Suryaningsih (2) Universitas Muslim Maros
  • Kasmawati Kasmawati (3) Universitas Muslim Maros

Keywords:

ciri model kepribadian, tindak tutur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana reaksi antara satu individu dengan individu lain dalam berinteraksi dengan memanfaatkan pemahaman tindak tutur yang berorientasi pada ciri keperibadian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis ciri model kepribadian yang penerapannya dimodifikasi dari teori lima kepribadian model lima besar yang dikemukakan oleh Lewis Goldberg. Peneliti melakukan analisis terhadap tuturan masyarakat sebagai pemakai bahasa dalam pelaksanaan musyawarah desa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari tiga, yaitu: (1) observasi, (2) Teknik catat, dan (3) studi Pustaka. Hasil penelitian berupa (1) Topik melalui konsep wajah positif, cara berkomunikasi dengan tujuan untuk memelihara wajah masing-masing. (2) Bentuk penyampaian pesan pada musyawarah desa dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran kepribadian. (3) konteks pesan yang menunjukkan adanya sikap yang saling menghargai, saling memahami tentang etika berbicara yang baik sehingga mitra tutur berekspresi sebagaimana cara kita sebagai penutur berekspresi. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa personalitas tindak tutur sesorang merupakan kesadaran timbal-balik, bahwa kita senantiasa ingin mitra tutur kita berekspresi sebagaimana cara kita sebagai penutur berekspresi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aziz, E. A. (2000). Refusing in Indonesian: Strategies and Politeness Implications. Disertasi, Australia: Monash University.

Binoto, D., Suparo., & Anang, S. (2020). Fungsi Kesantunan Berbahasa pada Kegiatan Musyawarah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5(3). http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/

Chaer, A. Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.

Ilmilah, N., Syafroni, R., & Suntoko, S. (2021). Analisis Tindak Tutur Interaksi Sosial Masyarakat Pasar Gempol. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(5), 278-281. https://doi.org/10.5281/zenodo.5536859

Kridalaksana, H. (2007). Pengantar (Metode) Penelitian Bahasa. Yogyakarta: Carasvati books.

Leech, G. (1993). Prinsip-prinsip Pragmatik (terjemahan M. D. D. Oka). Jakarta: UI Press.

Moeliono, A. M. 1991. Santun Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Moleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda karya.

Nababan, P. W. J. (1987). Ilmu Pragmatik (Teori dan Penerapannya). Malang: IKIP Malang.

Ningrum, I. W., Andayani., & Mulyono, S. (2017). Analisis Prinsip Kesantunan Berbahasa pada Kegiatan Diskusi Kelas Siswa SMA Negeri 7 Surakarta. Jurnal BASASTRA, 5(1), 127-143.

Rahardi, K. (2005). Pragmatik (Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia). Yogyakarta: Erlangga.

Rustono. (1999). Pokok-Pokok Pragmatik. Semarang: CV. IKIP Semarang Press.

Sari, I. R. (2014). Analisis Pragmatik Pelanggaran Tindak Tutur Guru di SMA Lentera. Pena: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra.

Sugiono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Verawati, F., & Mulyadi. (2019). Tindak Tutur Masyarakat Di Desa Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Jurnal Tadris Bahasa Indonesia, 1(1). https://doi.org/10.19105/ghancaran.v1i1.2984

Yule, G. (2006). Pragmatik (terjemahan Indah Fajar Wahyuni). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published

2022-11-05

How to Cite

Nasrullah, I., Suryaningsih, I., & Kasmawati, K. (2022). Personality Traits Models; Tindak Tutur dalam Musyawarah Desa di Kabupaten Maros. Jurnal Sinestesia, 12(2), 544–551. Retrieved from https://sinestesia.pustaka.my.id/journal/article/view/205

Issue

Section

Articles