Nilai-Nilai Pendidikan dalam Ada Pappaseng Elongmpugi dan Kontribusinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah Belawa
Keywords:
nilai-nilai pendidikan, ada pappseng, elongmpugiAbstract
Nilai adalah milik bersama dan bukan produk preferensi satu orang yang harus dipelihara kelangsungannya dalam rangkuman masa yang cukup panjang melalui didikan kebudayaan kepada generasi muda. Salah satunya adalah Ada Pappaseng dalam Elongmpugi tidak luput dari nilai-nilai pendidikan di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nilai-nilai pendidikan dalam Ada Pappaseng Elongmpugi. Pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan informan ahli. Setelah itu, data dianalisis dan interpretasinya mengikuti kaidah-kaidah hermeneutik dan semiotik. Simpulan menunjukkan bahwa: (1) aspek moral, mencakup tanggung jawab, hati nurani, otonomi diri, menghargai disiplin masyarakat, dan mencakup etika yang baik dan buruk; (2) aspek kemanusiaan mencakup sifat-sifat berbudi, berakal, dan bermartabat tinggi yang berkaitan dengan persaudaraan dan persahabatan; (3) aspek falsafah hidup mencakup berupa cita-cita kebajikan dan sikap hidup, termasuk kesederhanaan, keadilan, kejujuran, kesabaran, dan keyakinan kepada takdir; dan (4) aspek budaya mencakup sopan santun atau bertutur baik (mabberekada madeceng), cinta dan belas kasihan, solidaritas, penyayang terhadap rakyat/ menaungi (semperu sempanuanna), dan kecerdasan.
Downloads
References
Amin, K. F. (2021). Pengantar Sastra Klasik Bugis Makassar. Cirebon: Syntax Publishing.
Azis, S. A., & Sabriadi, R. (2018). Puisi Blue Moon Karya Cecep Syamsul Hari; Suatu Kajian Semantik, Sintaksis, dan Implementasinya dalam Dunia Pendidikan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 1(1).
Bandung, T. (2020). Budaya Bugis dan Persebarannya dalam Perspektif Antropologi Budaya. Lensa Budaya: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Budaya, 15(1), 27–36.
Chaer, A. (2002). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Fatmawaty. (2011). Telaah Kritis Nilai Edukatif Pappaseng dalam Elompugi. Tesis. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.
Hidayatullah, A. I., Ondeng, S., & Syamsudduha, S. (2019). Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Mappanre Temme’ Pada Masyarakat Bugis di Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan, 17(2), 402–415.
Khayyira, A. (2020). Nilai-Nilai Budaya Bugis dalam Sastra Bugis Klasik oleh Nur Azisah Syahril. Universitas Negeri Makassar.
Minandar, C. A. (2018). Aktualisasi Piil Pesenggiri sebagai Falsafah Hidup Mahasiswa Lampung di Tanah Rantau. Sosietas, 8(2).
Nugraha, R. (2021). Menggagas Penerapan Kode Etik Akuntan Publik dalam Budaya Bugis. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(2), 413–430.
Paikah, B. (2002). Sastra Bugis Klasik sebagai Sarana Pendidikan Masyarakat Bugis. Tesis. Makassar: Universitas Negeri Makassar.
Putri, D. K. (2011). Makna Pesan Kemanusiaan dalam Film Analisis Semiotika pada Film The Twilight Saga Eclipse. University of Muhammadiyah Malang.
Rahman, H., Syukri, M., & Judrah, M. (2021). Pendidikan Karakter dalam Budaya Bugis-Makassar.
Rahmi, S., Mappiare-AT, A., & Muslihati, M. (2017). Karakter Ideal Konselor dalam Budaya Bugis Kajian Hermeneutik Terhadap Teks Pappaseng. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(2), 228–237.
Riska, R., & Marwiah, M. (2022). Internalisasi Makna dan Nilai Budaya pada Cerita Rakyat Pangeran Barasa melalui Pendekatan Sosiologi Sastra. Jurnal Konsepsi, 10(4), 396–406.
Rusfat, M. Y., Azis, S. A., & Ulviani, M. (2022). Kesenjangan Sosial dalam Puisi Mata Luka Sengkon Karta Karya Peri Sandi Huizche. Jurnal Konsepsi, 11(2), 321–332.
Salik, Y. (2020). Model Pendidikan Budaya Bugis dalam Penerapan Nilai-nilai Pluralisme di IAIN Palopo. Jurnal Penelitian, 14(2), 217.
Sikki, M. dkk. (1998). Nilai dan Manfaat Pappaseng dalam Sastra Bugis. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud.
Suhra, S. (2019). Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Budaya Masyarakat Bugis Bone. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi, dan Pemikiran Hukum Islam, 11(1), 222–241.
Wibawa, S. (2010). Nilai-Nilai Moral dalam Serat Wedhatama dan Pendidikan Budi Pekerti. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 1(3).
Wijana, I. D. P. (2015). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yemmardotillah, M. (2019). Paradigma Kemanusiaan dalam Pendidikan Islam. El-Rusyd: Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah STIT Ahlussunnah Bukittinggi, 4(2).
Zaimar, O. K. S. (2008). Semiotik dan penerapannya dalam karya sastra. Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nurul Inna Hidayah, Sitti Aida Azis, Muhammad Akhir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
